SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA ^_^ JANGAN LUPA KLICK FOLLOW YA ^_^

Tuesday, November 10, 2015

Contoh Penerapan

Equation

Equation

Equation
Objek Equation adalah fitur Microsoft yang berguna untuk membuat tanda atau simbol matemaika yang lebih rumit (berupa objek gambar) dalam dokumen pada Microsoft Word, atau dalam worksheet pada Excel atau dalam Slide pada PowerPoint.
Pada Excel, pemanfaat objek Equation dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
Lihat video berikut ini

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/equation/

Fitur List

Fitur List

List adalah daftar yang berisi dara yang bersumber dari sebuah kolom atau baris. List berguna untuk memudahkan dalam memilih sebuah data yang nantinya dikaitkan dengan data lain pada sebuah worksheet.
List
Gambar List
Langkah-Langkah pembuatan List —> Lihat Video
Pemanfaatan List
Agar List bisa dimanfaatkan untuk menampilkan data yang terkait, maka diperlukan fungsi VLOOKUP() atau HLOOKUP(). Dari gambar di atas dapat ditampilkan Nama Mahasiswa dan Nilai Mata Kuliah.
Lebih jelasnya lihat Video

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/fitur-list/

Perhitungan Matematika Menggunakan Fungsi Excel

Perhitungan Matematika Menggunakan Fungsi Excel

Selain menggunakan operator Aritmatika, perhitungan matematika pada Excel dapat pula dilaksanakan menggunakan Fungsi. Fungsi-fungsi yang akan dibahas di sini di antaranya adalah:
  1. SUM(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan hasil penjumlahan sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: SUM(sel awal:selakhir)
    Contoh: SUM(B2:B11), maksudnya hitung hasil penjumlahan bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: SUM(B2:C11), maksudnya hitung hasil penjumlahan bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai C11
    Lihat Video
    .
  2. AVERAGE(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai rata-rata sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: AVERAGE(sel awal:sel akhir)
    Contoh: AVERAGE(B2:B11), maksudnya hitung rata-rata bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: AVERAGE(B2:C11), maksudnya hitung nilai rata-rata bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  3. MIN(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai paling rendah dalam sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: MIN(sel awal:selakhir)
    Contoh: MIN(B2:B11), maksudnya cari bilangan/nilai yang paling rendah yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: MIN(B2:C11), maksudnya cari nilai terendah dari bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  4. MAX(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai paling tinggi sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: MAX(sel awal:selakhir)
    Contoh: MAX(B2:B11), maksudnya cari bilangan/nilai yang paling tinggi nilainya terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: MAX(B2:C11), maksudnya cari nilai tertinggi dari bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  5. AND(), adalah fungsi yang berguna untuk memilih dua kondisi/pernyatan untuk mendapatkan sebuah nilai. Biasanya fungsi AND() digunakan bersamaan dengan fungsi IF, COUNTIF(), SUMIF().
    Bentuk umum: AND(Kondisi1,Kondisi2)
    .
  6. IF(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai dari dua atau lebih pernyataan/kondisi yang terdapat pada sebuah sel.
    Bentuk Umum dengan 2 kondisi/pilihan: IF(Kondisi,nilai apabila benar,nilai apabila salah)
    Contoh: =IF(C2=”L”,”Laki-laki”,”Perempuan”) maksudnya jika pada sel C2 berisi L maka tulis Laki-laki pada D2 —> Lihat Video
    .
    Bentuk umum dengan 5 kondisi/pilihan: IF(Kondisi1,Nilai Benar1,IF(Kondisi2,Nilai Benar2,IF(Kondisi3,Nilai Benar3,IF(Kondisi4,Nilai Benar4,Nilai Salah)
    Contoh: =IF(B9=”PDG”,”Padang”,IF(B9=”BKT”,”Bukittinggi”,IF(B9=”SLK”,”Solok”,IF(B9=”PRM”,”Pariaman”,
    “Payakumbuh”))))
    —-> Lihat Video
    .
    Contoh: =IF(B16=”Premium”,6600,IF(B16=”Solar”,5500,9500)) –> Lihat Video
    Contoh: =IF(M16<=40,”E”,IF(AND(M16>40,M16<=50),”D”,IF(AND(M16>50,M16<=56),”C”,
    IF(AND(M16>56,M16<=80),”B”,”A”)))) —> Lihat Video
    .
  7. VLOOKUP(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai pada suatu tabel data yang datanya dibaca secara vertikal berdasarkan kolom acuan.
    Bentuk umum =VLOOKUP(Sel acuan,Tabel data,urutan kolom yang hendak dicari nilainya,FALSE)
    Contoh =VLOOKUP(C11,B$3:C$7,2,FALSE), maksudnya dengan sel acuan C11, cari Nama Kota pada kolom ke 2 dalam tabel data B$3:C$7  –> Lihat Video
    Pada contoh ini terlihat bahwa tabel data B$3:C$7 dikunci pada bagian barisnya dengan maksud agar saat mengkopi arah vertikal tidak terjadi kesalahan pembacaan tabel data.
    .
  8. HLOOKUP(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai pada suatu tabel data yang datanya dibaca secara horizontal berdasarkan baris acuan.
    Bentuk umum =HLOOKUP(Sel acuan,Tabel data,urutan baris yang hendak dicari nilainya,FALSE)
    Contoh =HLOOKUP(C6,C$2:G$3,2,FALSE), maksudnya dengan sel acuan C11, cari Nama Kota pada baris ke 2 dalam tabel data C$2:G$3 –> Lihat Video
    Pada contoh ini terlihat bahwa tabel data C$2:G$3 dikunci pada bagian barisnya dengan maksud agar saat mengkopi arah vertikal tidak terjadi kesalahan pembacaan tabel data.
    .
  9. DATE(), adalah fungsi yang berguna untuk mengembalikan nilai suatu tanggal agar dapat dilaksanakan perhitungannya.
    Bentuk umumnya =DATE(YEAR(),MONTH(),DAY())
    Contoh: Mencari Tanggal Jatuh Tempo setiap bulan, dimana YEAR(), MONTH(), dan DAY() dapat ditambah nilainya. Tanggal sekarang ada di sel D2 berisi 22-Jan-2015, maka untuk mencari tanggal jatuh tempo satu bulan berikutnya dihitung dengan:
    =DATE(YEAR(D2),MONTH(D2)+1,DAY(D2)) = 22-Feb-2015.
    Bila tanggal jatuh tempo 15 setelah tanggal 22-Jan-2015, maka:
    =DATE(YEAR(D2),MONTH(D2),DAY(D2)+15) = 6 Feb-2015
    Lihat Video
    .
  10. PMT() adalah fungsi yang berguna untuk menghitung pembayaran suatu pinjaman atau tabungan berdasarkan pembayaran berkala dan yang dibayarkan terus menerus dengan suku bunga tetap agar memperoleh uang yang diharakan pada akhir periode.
    Bentuk umum =PMT(Bunga per Bulan, Jangka Waktu dalam Bulan, Saldo Awal, -Nilai Tabungan saat jangka waktu berakhir, tipe). nilai tipe = 0, artinya pembayaran dilaksanakan pada saat akhir periode dan tipe = 1 artinya pembayaran dilaksanakan di awal periode.
    Contoh: Jumlah tabungan yang diharapkan Rp. 100.000.000 (D21), Saldo awal Rp. 10.000.000 (D20) dengan tingkat suku bunga 9.5% pertahun (D18) dalam jangka waktu 3 tahun (D19). Berapa uang yang harus disetorkan setiap bulannya (D22?
    Jawab: =PMT(D18/12,D19*12,D20,-D21,1) = 2.074.873
    Lihat Video
    .
  11. =FV() adalah fungsi yang berguna untuk menghitung nilai uang di akhir periode berdasarkan pembayaran berkala dan dibayarkan terus menerus dengan jumlah tertentu selama jangka waktu tertentu dengan tingkat suku bunga.
    .
    Bentuk umum =FVBunga per Tahun,jangka waktu,-Deposito berjangka yang disetorkan,tipe). Nilai tipe = 0, artinya pembayaran dilaksanakan pada saat akhir periode dan tipe = 1 artinya pembayaran dilaksanakan di awal periode.
    Contoh: Deposito yang dibayarkan setiap tahun Rp. 10.000.000 (D30), dalam jangka waktu 3 tahun (D29) dengan tingkat suku bunga 9.5% (D28), Berapa nilai uang diakhir periode?
    Jawab: =FV(D28,D29,-D30,1) =32.940.249
    Lihat Video

Catatan:

Tanda koma , pada sebuah fungsi digunakan apabila aturan waktu yang digunakan adalah ENGLISH, yang dapat dilihat pada penunjuk waktu yang terletak di sudut kanan bawah Desktop bertanda AM atau PM. Apabila tanda AM/PM tidak ada, maka tanda koma diganti menjadi titik koma ;  itu artinya aturan waktu yang digunakan adalah INDONESIA.
Contoh:
=IF(C2=”L”,”Laki-laki”,”Perempuan”) bila satuan waktu yang digunakan ENGLISH
=IF(C2=”L”;”Laki-laki”;”Perempuan”) bila satuan waktu yang digunakan INDONESIA

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/perhitungan-matematika-menggunakan-fungsi-excel/

Perhitungan Metematika Menggunakan Operator Aritmatika

Perhitungan Metematika Menggunakan Operator Aritmatika

Perhitungan yang dilaksanakan dalam Excel menggunakan formula/rumus. Rumus di sini terbagi menjadi:
  • Rumus untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain
  • Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan operator aritmatika
  • Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan fungsi
  • Rumus gabungan untuk melaksanakan perhitungan matematikan menggunakan operator aritmatika dan fungsi
Pada Excel, setiap formula/rumus diawali dengan = (sama dengan).
  1. Rumus untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain
    Untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain lihat video berikut ini
  2. Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan operator aritmatika
    Operator Aritmatika yang sering digunakan pada Excel, yaitu
    No Operator Operasi
    1 + Penjumlahan
    2 Pengurangan
    3 * Perkalian
    4 / Pembagian
    5 ^ Pemangkatan
    Penggunaan operator aritmatika ini dapat dibagi menjadi
    1. Bilangan dengan bilangan -> lihat video
    2. Bilangan dengan alamat sel -> lihat video
    3. Alamat sel dengan alamat sel -> lihat video

      SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/perhitungan-menggunakan-operator-aritmatika/

Bingkai Tabel

Bingkai Tabel

Bagian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Memberi Bingkai, Mengatur Ketebalan Bingkai dan Mengatur Warna Bingkai.

Memberi Bingkai Tabel

Langkah-langkahnya adalah:
  1. Blok tabel
  2. Pada Home klik panah bawah pada Border
  3. Pilih All Borders

Mengatur Style Bingkai

Langkah-langkahnya adalah:
  1. Klik panah pada Border yang terdapat pada Home
  2. Arahkan pointer ke Line Style, lalu pilih salah satu style yang diinginkan
  3. Blok pada posisi bingkai yang hendak diganti stylenya
Cara lain
  1. Blok posisi bingkai yang hendak diganti stylenya
  2. Pilih More Borders atau tekan Ctrl 1,
  3. Pada Style pilih style yang diinginkan
  4. Pilih posisi bingkai pada Preset atau pada Border
  5. Lalu klik OK

Mengatur Warna Bingkai

Langkah-langkah yang digunakan adalah:
  1. Blok posisi bingkai yang hendak diganti warnannya
  2. Pilih More Borders atau tekan Ctrl 1
  3. Pada Color pilih warna yang diinginkan
  4. Pilih posisi bingkai yang akan diwarnai pada Preset (misalnya: Outline atau Inside) atau Border (Top Border, Bottom Border, Left Border, Right Border)
  5. Klik OK

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/bingkai-tabel/ 

Bekerja dengan Worksheet

Bekerja dengan Worksheet

Jumlah worksheet pada excel ditandai dengan Sheet tab, yaitu bagian Excel yang terletak di bagian bawah jendela Worksheet. Worksheet (contoh Sheet 1, Sheet 2, Sheet 3). Jumlah worksheet pada file Excel dapat mencapai 256. Pada pembahasan kali ini Worksheet selanjutnya disebut sheet.
Pembahasan ini berguna saat kita bekerja dengan banyak sheet pada Excel. Kegiatan yang dapat dilakukan di sini di antaranya:
  1. Mengganti nama sheet, betujuan untuk mengganti nama Sheet tab sebuah worksheet
  2. Menambah sheet, berutjuan untuk menambah jumlah worksheet. Awalnya jumlah sheet pada yang disediakan oleh Excel hanya 3, yaitu Sheet 1, Sheet2, dan Sheet 3.
  3. Mengkopi sheet, bertujuan untuk menggandakan sheet yang ada. Apabila sebuah sheet digandakan maka semua format dan perhitungan yang terdapat dalam sebuah sheet akan disalin ke sheet yang baru.
  4. Memindahkan sheet, bertujuan untuk memindahkan posisi sebuah Sheet tab.
  5. Menghapus sheet, bertujuan untuk menghilangkan sebuah sheet yang isinya sudah tidak berguna lagi
  6. Mengkopi sebuah sheet dari suatu file ke file lain, bertujuan untuk menyalin isi dan format sebuah sheet yang terdapat pada sebuah file ke file yang lain.
  7. Memindahkan sebuah sheet dari suatu file ke file lain, bertujuan untuk memindahkan isi dan format sebuah sheet yang terdapat pada sebuah file ke file yang lain.
Untuk dapat memahami kegiatan-kegiatan di atas lihat tayangan video berikut ini

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/bekerja-dengan-worksheet/

Sel, Kolom dan Baris

Sel, Kolom dan Baris

Sel

Name Box
Sel adalah pertemuan sebuah kolom dengan baris pada sebuah worksheet. Posisi kursor atau alamat sebuah sel dapat diketahui pada Name Box.
Alamat sel secara umum, misalnya A1 artinya  sebuah sel terletak pada kolom A baris ke 1. Alamat sel yang berisi formula/rumus memiliki dua sifat, yaitu:
  1. Relatif, yaitu sel yang berisi formula yang apabila dikopi, hasilnya akan berubah sesuai arah pengopiannya. Bila dikopi arah horizontal (ke kiri atau ke kanan), maka alamat sel akan berubah pada bagian kolomnya. Penjelasan -> lihat video. Bila dikopi arah vertikal ke bawah atau ke atas), maka alamat sel akan berubah pada bagian barisnya. Penjelasan -> Lihat video
  2. Absolut, yaitu sel yang berisi formula yang memiliki tanda kunci ($) pada bagian kolom atau baris atau keduanya. Apabila sel ini dikunci pada bagian kolomnya, kemudian dikopi arah horizontal, maka hasil kopiannya tidak akan berubah selama sel tersebut dikopi arah horizontal. (Penjelasan -> lihat video). Apabila sel ini dikunci pada bagian barisnya, lalu dikopi arah vertikal, maka hasil kopiannya tidak akan berubah selama sel tersebut dikopi arah vertikal (Penjelasan -> lihat video).
Kumpulan beberapa alamat sel yang terletak pada suatu kelompok di sebut Range.
Contoh-contoh alamat range:
  • A1:A1, artinya range terletak pada sebuah sel di kolom A baris ke 1
  • A1:A6, artinya sekelompok sel yang terletak di kolom A baris 1 sampai baris 6
  • A1:B9, artinya sekelompok sel yang terletak di kolom A baris 1 sampai kolom B baris 9.

Kolom

Colum HeadingKolom adalah kumpulan beberapa sel yang berurutan ke bawah yang membentang mulai baris pertama (1) hingga baris terakhir (1048576). Sebuah kolom ditunjukkan oleh penunjuk kolom (Column Heading) berupa kumpulan huruf (A hingga XFD) tepat berada di atas kolom yang bersangkutan.
Perlakuan yang dapat dilakukan terhadap kolom di antaranya:
  1. Mengatur lebar kolom
  2. Menambah kolom
  3. Menghapus kolom
  4. Memindahkan kolom

Mengatur Lebar Kolom

Cara Pertama untuk mengatur lebar satu kolom
  1. Tempat pointer mouse pada pembatas kolom sebelah kanan
  2. Tarik pembatas kolom ini ke sebelah kanan untuk memperlebar atau ke kiri untuk mempersempit
Cara Kedua untuk mengatur lebar kolom sesuai panjang teks yang ada di dalamnya
  1. Blok kolom-kolom yang hendak diatur lebarnya
  2. Klik dua kali pembatas kolom pada kolom terakhir
Cara Ketiga untuk mengatur lebar kolom untuk banyak kolom
  1. Agar lebar kolom menjadi sama, maka, blok kolom-kolom yang akan diatur lebar kolomnya
  2. Tempatkan pointer mouse pada pembatas kolom terakhir
  3. Tarik pembatas kolom ini ke sebelah kanan atau ke kiri sesuai lebar yang diinginkan
Menambah Kolom
Cara Pertama untuk menambah sebuah kolom
  1. Klik penunjuk kolom yang hendak diatur lebarnya
  2. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)
Cara Kedua untuk menambah beberapa kolom
  1. Untuk menambah beberapa kolom di lokasi saling bersebelahan, maka:
  2. Tentukan berapa banyak kolom baru yang akan ditambahkan serta posisinya
  3. Blok penunjuk kolom sesuai jumlah kolom yang hendak ditambahkan
  4. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)

Menghapus Kolom

  1. Klik penunjuk kolom (bila kolom yang hendak dihapus 1 kolom) atau blok penunjuk kolom (bila kolom yang hendak dihapus lebih dari 1)
  2. Tekan tombol Ctrl –

Memindahkan Kolom

  1. Klik penunjuk kolom (bila 1 kolom) atau blok penunjuk kolom (bila lebih dari 1 kolom) yang hendak di pindahkan
  2. Tekan tombol Ctrl X
  3. Klik penunjuk kolom di lokasi mana kolom tersebut dipindahkan
  4. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)

Baris

Row HeadingBaris adalah kumpulan heherapa sel yang berurutan ke samping yang membentang mulai kolom pertama (A) hingga kolom terakhir (XFD). Sebuah baris ditunjukkan oleh penunjuk baris (Row Heading) berupa kumpulan angka (1 hingga 1048576) tepat di samping kiri baris yang bersangkutan.
Perlakuan yang dapat dilakukan terhadap Baris adalah:
  1. Mengatur tinggi baris
  2. Menambah Baris
  3. Menghapus baris
  4. Memindahkan baris

Mengatur Tinggi Baris

Cara pertama untuk mengatur tinggi baris
  1. Tempatkan pointer mouse pada pembatas penunjuk baris baris sebelah bawah
  2. Tarik pembatas tersebut ke arah bawah untuk mempertinggi atau ke arah atas untuk memperpendek
Cara Kedua untuk mengatur tinggi baris sesuai tinggi teks yang ada
  1. Blok baris yang hendak diatur tingginya
  2. Klik dua kali pada pembatas sebelah bawah penunjuk baris, bila lebih dari 1 baris, blok terlebih dahulu penunjuk baris, kemudian klik dua kali pada pembatas penunjuk baris terakhir
Cara Ketiga untuk mengatur tinggi agar semua baris yang ditentukan sama tinggi
  1. Blok penunuk baris yang diinginkan
  2. Tempatkan pointer mouse pada pembatas bawah baris terakhir
  3. Tarik pembatas ini ke bawah untuk mempertinggi atau ke atas untuk memperpendek

Menambah Baris

  1. Klik penunjuk baris yang diinginkan (untuk 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (untuk lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl + (pada PC) atau Tekan Ctrl Shift = (untuk laptop/NB)

Menghapus Baris

  1. Klik penunjuk baris yang diinginkan (untuk 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (untuk lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl –

Memindahkan Baris

  1. Klik penunjuk baris (bila 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (bila lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl X
  3. Klik penunjuk baris di lokasi mana baris tersebut dipindahkan
SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/sel-kolom-dan-baris/

Memblok pada Excel

Memblok pada Excel

Memblok pada Excel dibagi menjadi:
  1. Memblok suatu sel
  2. Memblok sel yang letaknya berurutan
  3. Memblok kelompok sel yang letaknya tidak berurutan
  4. Memblok sebuah kolom
  5. Memblok kolom yang letaknya tidak berurutan pada worksheet
  6. Memblok kolom yang letaknya berurutan pada worksheet
  7. Memblok sebuah baris
  8. Memblok baris  yang letaknya berurutan pada worksheet
  9. Memblok kolom yang letaknya tidak berurutan pada worksheet
Memblok Tabel yang berisi data dan Memblok Teks/bilangan yang terdapat pada sebuah sel

Mengedit Data pada Sel

Mengedit Data pada Sel

Kegiatan mengedit data pada sebuah sel dapat berupa:
  • Menghapus isi sel
  • Mengganti isi sel
  • Mengkopi isi sel
  • Memindahkan isi sel,
  • Mengkopi format sebuah sel
  • Mengkopi nilai (value) sebuah sel
  • Menampilkan isi sebuah sel di sel, sheet atau file lain
Status Edit
Status Edit adalah status dimana sebuah sel siap untuk diubah isinya. Status edit dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yang akan diedit isinya, lalu tekan tombol F2 atau;
  2. Klik sel yang akan diedit isinya, lalu pindahkan kursor ke Formula Bar atau;
  3. Klik ganda/dua kali sel yang akan diedit isinya.
Menghapus isi sel
Untuk menghapus seluruh isi sel dapat dilakukan dengan mengklik sel yang bersangkutan kemudian tekan tombol ENTER. Sedamgkan untuk menghapus sebagian isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel menjadi Edit
  2. Tempatkan kursor di depan teks/bilangan yang hendak dihapus (blok bila perlu)
  3. Tekan tombol DELETE (BACKSPACE bila kursor terletak di belakang teks/bilangan yang akan dihapus)
  4. Tekan tombol ENTER/TAB atau klik sel lain untuk mengakhiri
Mengganti/mengubah Isi Sel
Untuk mengganti sebagian isi sel daoat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel menjadi Edit,
  2. Hapus sebagian teks/bilangan yang terdapat dalam sel tersebut
  3. Ketik teks/bilangan pengganti
  4. Akhiri kegiatan ini dengan menekan tombol ENTER/TAB, atau klik sel lain.
Mengganti seluruh isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yang hendak diubah isinya
  2. Tekan tombol BACKSPACE
  3. Ketik teks/bilangan pengganti
  4. Akhiri kegiatan ini dengan menekan tombol ENTER/TAB atau klik sel yang lain.
Mengkopi isi sel
Mengkopi isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel yang akan dikopi isinya menjadi Edit
  2. Blok teks/bilangan yang hendak dikopi
  3. Tekan tombol CTRL C
  4. Klik sel yang akan menerima hasil kopian
  5. Tekan CTRL V
Memindahkan isi sel
Memidahkan isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel yang akan dipindah isinya menjadi Edit
  2. Blok teks/bilangan yang hendak dipindah
  3. Tekan tombol CTRL X
  4. Klik sel yang akan menerima hasil kopian
  5. Tekan CTRL V
Mengkopi format sebuah sel
Format yang terdapat pada sebuah sel dapat berupa:
  • Format bilangan
  • Format font
  • Perataan teks (hrizontal dan vertikal)
  • Warna sel (Fill Color)
  • Bingkai (Border)
Mengkopi format sel dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yng hendak dikopi formatnya
  2. Klik Format Painter yang terdapat pada Home
  3. Blok sel target yang hendak menerima format sel tersebut
Mengkopi nilai (value) sebuah sel
  1. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan:
  2. Klik sel yang hendak dikopi nilainya
  3. Tekan tombol CTRL C
  4. Pindahkan kursor ke sel target
  5. Pada Home, klik Paste, arahkan mouse ke Special, pilih Value, Klik OK (atau tekan tombol ALT E S V ENTER
Mengkopi Sel lengkap dengan formula dan formatnya
Cara Pertama
  1. Klik atau blok sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tekan tombol CTRL C
  3. Klik sel target
  4. Tekan tombol CTRL V
Cara kedua
  1. Klik atau blok sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tahan tombol CTRL
  3. Klik bingkai sel (sumber) dan tahan mouse
  4. Pindahkan penunjuk mouse ke sel lain (target)
  5. Lepaskan tombol mouse, lalu lepaskan tombol CTRL
Cara Ketiga
  1. Klik sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel tersebut
  3. Klik tahan, lalu bawa pointer ke bawah/ke atas atau ke samping kiri/kanan
  4. Lepaskan penekanan tombol mouse
Cara Keempat
  1. Klik sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel tersebut
  3. Klik dua kali/ganda
 Menampilkan isi sebuah sel
Menampilkan isi sebuah sel pada sel lain dalam sheet yang sama dapat dilakukan dengan:
  1. Tempatkan kursor pada sel dimana isi sel lain akan ditempatkan
  2. Ketik =
  3. Klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  4. Tekan tombol ENTER
Untuk menampilkan isi sebuah sel oada sel yang berrada pada sheet lain dapat dilakukan dengan:
  1. Tempatkan kursor pada sebuah sel yang terdapat di sheet lain
  2. Ketik =
  3. Pindah ke sheet yang berisi sel yang hendak ditampilkan isinya dengan mengklik nama sheetnya
  4. Klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  5. Tekan tombol ENTER
Untuk menampilkan isi sebuah sel yang berasal dari sebu sel yang terdapat pada file lain dapat dilakukan dengan:
Misalkan hendak menampilkan isi sebuah sel yang berada di file A (sumber) akan ditampilkan pada sebuah sel yang berada di file B (target)
  1. Pastikan kedua file sudah terbuka
  2. Tempatkan kursor di sel pada file target
  3. Ketik =
  4. Berpindah ke file sumber, klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  5. Tekan ENTER untuk berpindah dan melihat hasilnya
SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/mengedit-data-pada-sel/

Mengentri Data

Mengentri Data

Umum

Secara umum mengentri data di Excel dapat dilakukan dengan:
  • Letakkan kursor pada sel yang diinginkan
  • Ketik data berupa teks atau bilangan
  • Tekan tombol ENTER untuk menemapatkan kirsor ke bawah atau tombol TAB untuk meletakkan kursor ke samping kanan

Teks

Teks adalah data berupa huruf, simbol, gabungan huruf dengan bilangan, atau gabungan simbol dengan angka, atau gabungan simbol dengan huruf atau gabungan ketiganya. Perataan teks (horizontal) pada sebuah sel adalah rata kiri.

Bilangan

Bilangan adalah data berupa angka yang terdiri dari:
  • Bilangan bulat (integer)
  • Bilangan desimal (decimal)
  • Tanggal (Date)
  • Waktu (Time)
  • Persen (Percentage)
  • Bilangan pecahan (Fraction)
Perataan bilangan (horizontal) pada sebuah sel adalah rata kanan. Penulisan bilangan pada Excel bergantung pada aturan penulisan bahasa yang sedang aktif pada komputer saat itu, khususnya penulisan Tanggal. Lihat penulisan waktu di sudut kanan bawah Desktop, bila waktu yang tertulis menggunakan AM atau PM di belakang angka/bilangan penunjuk waktu, artinya aturan penulisan disesuaikan dengan bahasa Ingris (English). Sedangkan angka/bilangan penunjuk waktu tidak memiliki satuan di belakangnya, artinya aturan penulisan waktu disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Lihat tabel berikut.
Penulisan Bilangan pada Excel
Penulisan Bilangan pada Excel

Menyembunyikan dan Menampilkan Garis Bantu (Gridline)

Gridline berguna untuk mengetahui batas-batas antarSel. Untuk menampilkan dan menyembunyikan Gridline lihat video berikut ini.

Mengentri Data Nomor Berurut

Cara ini berguna untuk mengentri data yang barisnya berisi nomor berurut. Langkah-langkah yang diperlukan adalah:
  • Ketik nomor awal (misalnya: 1)
  • Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel yang berisi angka nomor awal tersebut
  • Sambil menekan tombol Ctrl, tarik ke bawah atau ke samping kanan titik yang terdapat di sudut kanan bawah nomor tersebut sampai batas nomor yang diinginkan

Mengentri Data Seperti pada Tabel dalam Word

Cara ini berguna untuk mempercepat entri data berupa tabel pada Excel, langkah-langkahnya adalah:
  • Persiapkan beberapa baris data
  • Blok baris data tersebut
  • Pada ribbon Data, klik tombol Text to Columns
  • lalu klik tombol Next
  • Ketik tanda *, lalu hilangkan tanda di depan Tab
  • Klik Next, lalu OK

    SUMBER :  https://d3mps.wordpress.com/mengentri-data/

Monday, October 19, 2015

STATISTIK EKONOMI

1.    PENGERTIAN ILMU STATISTIK
ILMU : adalah pokok-pokok pikiran yang teratur dan dapat digunakan untuk memecahkan/menyelesaikan masalah atau persoalan.
I.    Arti Statistik dapat dibagi atas 2 bagian
a.    Arti Sempit: Statistik adalah data atau ringkasan yang berbentuk angka. Misalnya:Statistikpenduduk (jumlah penduduk, umur, jenis kelamin dll) Statistik harga ( membahas harga beras, gula, pakaian dll )
b. Arti Luas : Ilmu yang mempelajari cara ; Pengumpulan data, Pengolahan data, Analisa data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan atau Pengambilan keputusan berdasarkan hasil penelitian.
c. I(Satu) : Pembahasan mulai dari pertama yaitu : Pengertian Ilmu Statistik
2.    KEGUNAAN MEMPELAJARI ILMU STATISTIK
1.    Memperoleh gambaran suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi
2.    Untuk Penaksiran ( Forecasting )
3.    Untuk Pengujian ( testing hypotesa )
3. BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM ILMU STATISTIK
1.Karakteristik : adalah Sifat-sifat atau ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu unsur
Misalnya : Unsur itu Pegawai, maka karakteristiknya jenis
kelamin, Pendidikan, Umur, Masa kerja, Gaji dll.
2. Variabel : adalah suatu nilai karakteristik dari suatu unsur yang sifatnya berubah – ubah. Misalnya Harga, Umur dll.
3. Populasi : Populasi adalah kumpulan yang lengkap dari suatu elemen atau unsur yang sejenis, akan tetapi dapat dibedakan satu sama lain karena nilai karateristiknya berlainan. Seperti Jenis kelamin, Umur, Wajah dll.
4. SAMPLE : ialah bagian dari populasi yang disebut juga Contoh yang dapat mewakili obyek yang akan diselidiki
Misal : diambil 100 dari 1000 perusahaan yang akan diselidiki.
4. ARTI, KEGUNAAN SERTA TUJUAN PENGUMPULAN DATA
a. Data adalah suatu yang diketahui atau dianggap dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi dan akan terjadi.
b. Data antara lain dapat digunakan untuk :
1.    Dasar suatu perencanaan
2.    Sebagai alat kontrol
3.    Sebagai dasar untuk evaluasi
c. Tujuan Pengumpulan Data :
1. Untuk memperoleh tentang suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi
2. Sebagai dasar untuk pembuatan keputusan atau pemecahan persoalan
5. SYARAT-SYARAT DATA YANG BAIK
1.    Objektif ( langsung dari Obyeknya )
2.    Representatif ( bisa mewakili )
3.    Standard Error ( kesalahan bakunya kecil )
4.    On time ( tepat waktu )
5.    Relevant ( sesuai )
6. PEMBAGIAN DATA
1.    Menurut Sifatnya
a.    Data Kwalitatip : data yang bukan dalam bentuk angka
Contoh : Meningkat, mahal, lancar dll
b.    Data Kwantitatip : data dalam bentuk angka
Contoh : 100 Kg, Rp. 1000, 100 % dll
2. Menurut Sumbernya
a. Data Internal : data yang menggambarkan keadaan atau kegiatan dalam suatu Organisasi. ( Contoh : Produksi, Pemasaran, Pembelanjaan dll )
b. Data Eksternal : data yang menggambarkan suatu keadaan atau kegiatan di luar suatu organisasi ( misalnya: daya beli masyarakat, Perkembangan harga, konsumsi dll ).
3.    Menurut Cara Memperolehnya
a.    Data Primer yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh seseorang/ suatu organisasi langsung dari obyeknya.
b.    Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain. (Biasanya sudah dipublikasikan).
4. Menurut waktu Pengumpulannya
a.    Cross Section / Insidentil : dikumpulkan pada suatu waktu tertentu.
b.    Data Berkala / Time Series data : dikumpulkan secara berkala.
7. CARA PENGUMPULAN DATA
1. SENSUS ialah Pengumpulan data dengan jalan seluruh elemen populasi di selidiki satu persatu. Data yang diperoleh dari hasil sensus adalah data yang sebenarnya atau sering disebut Parameter.
Karena sensus itu mahal biayanya, memerlukan banyak tenaga, dan waktu yang lama maka tidak efisien, sehingga PBB kepada para Negara anggota. Sensus penduduk cukup sekali dalam 10 tahun. ( Indonesia 1961, 1971, 1981), pertanian dan industri 5 tahun sekali.
2. SAMPLING ialah Pengumpulan data dengan jalan menyelidiki sample (contoh) dari suatu populasi. Data yang diperolehnya adalah data perkiraan (estimate value), jadi kalau ada 1000, cukup diselidiki 100 (1:10).
Cara Pengambilan Sample ada 2, yaitu:
1. RANDOM : Setiap elemen mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota. Misal, undian dan Random Number.
2. Non Random : Setiap anggota tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih.

Saturday, October 17, 2015

TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN

1.    Pengaruh harga terhadap jumlah barang yang diminta
a.     Harga barang itu sendiri
      Harga dari barang atupun jasa merupakan dari factor utama yang akan banyak terjual atau tidak terjual. Bila harganya murah atau rendah tingkat permintaan akan jasa atau barang akan tinggi atau laku terjual,sebaliknya tingkat permintaan akan menurun bila harga barang atau jasa tersebut mahal atau tinggi.
b.    harga barang lain berkaitan
      Tinggi rendahnya jumlah permintaan akan dipengaruhi pula oleh barang yang lain yang berhubungan dengannya, yaitu barang pengganti atau barang pelengkap.
·            baranga pengganti (subtitusi), yaitu barang yang dapat mengganti fungsi dari barang yang di gantinya.
·         Barang pelengkap (komplementer), yaitu barang yang dapat melengkapi fungsi suatu barang, sehingga nilai guna barang yang dilenkapinya sebagian tinggi
 Hokum permintaan “makin rendah harga suatu barang maka makin banyak jumlah barang yang diminta dan sebaliknya, makin tinggi harga suatu barang maka jumlah barang yang diminta berkurang.
2. PENGARUH HARGA TERHADAP JUMLAH BARANG YANG DITAWARKAN
  1. Biaya produksi
      Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa. Tinggi biaya produksi sangat berpengaruh terhadap jumlah barang atau jasa yang akan ditawarkan dipasar. Jika biaya produksi tinggi umumnya produsen akan mengurangi kegiatan produksi, akibatnya jumlah barang yang ditawarkanpun berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi rendah produsen cenderung akan meningkatkan hasil produksi sehingga jumlah barang  yang akan ditawarkan bertambah.
  1. harga barang lain
      dalam hal ini barang yang dimaksud dengan barang lain adalah barang pengganti. Bila harga barang yang akan digantikan meningkat, produsen akan menambah barang yang akan ditawarkan, keputusan ini dilakukan karena produsen memperkirakan akibat kenaikan harga tersebut, Masyarakat akan beralih mengkonsumsi barang yang ia tawarkan karena harganya lebih murah.
Hukum Penawaran “ jika harga barang yang ditawarkan naik, maka jumlah barang yang ditawarkanpun, akan bertambah. Sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkanpun berkurang.

PENGANTAR ILMU EKONOMI

1.    Definisi ekonomi
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.
Kata “Ekonomi“ sendiri barasal dari kata yunani Oikos yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan Nomos, atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.”
Prof. Paul Anthony Samuelson ( ahli ekonomi dari Massachussets Institute of Technologi ) mengemukakan 6 definisi ekonomi :
  1. Ilmu ekonomi / ekonomi politik adalah suatu studi tentang kegiatan yang dengan / tanpa menggunakan uang, mencakup atau melibatkan transaksi-transaksi pertukaran antar manusia.
  2. Suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memenfaatkan sumber-sumber produktif yang langka dan terbatas jumlahnya, untuk menghasilkan berbagai barang serta mendistribusikannya kepada anggota masyarakat untuk mereka konsumsi.
  3. studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.
  4. studi tentang bagaimana manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya
  5. suatu studi tentang kekayaaan.
  6. suatu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.
“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.” ( Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus )
Ada 3 asas dalam permasalahan ekonomi :
·         What   : Barang apa yang akan di buat
·         How    : Bagaimanakah barang itu dihasilkan
·         For Whom : Untuk siapa barang itu di hasilkan
2.    Ruang Lingkup  Ekonomi
            Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa.
Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi
            Dalam Ilmu ekonomi kita harus mempunyai tindakan, motif, dan prinsip ekonomi. Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
a. Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
b. Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Dalam ekonomi kita tidak hanya melakukan tindakan saja akan tetapi, kita harus mempunyai motif dalam ekonomi. Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Dari semuanya itu kita tidak akan seimbang kalau tidak adanya prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
           
3.    Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain
Dari segi yang lain, ilmu di bagi menjadi dua. Masing-masing adalah ilmu murni (pure science) dan ilmu terapan (applied science) ilmu murni bertugas untuk menyempurnakan dan menjaga kelangsungan hidup serta pengembangan ilmu itu sendiri, sedangkan ilmu terapan gunanya adalah untuk diterapkan di dalam hidup dan kehidupan manusia sehari-hari. Demikianlah kita kenal dengan sosiologi sebagai ilmu murni dan sosiatri sebagai ilmu tempatnya. Psikologi sebagai ilmu murni sebagai psikiatri  xebagai ilmu terapan. Bebrapa cabang ilmu yang lain tidak mempunyai nama khusus untuk ilmu murni dan ilmu terapannya  sebagai mana yang mempunyai oleh sosiologi dan psikologi.
Ilmu ekonomi, misalnya sebagaian – bagiannya bersama pure economics atau economic theory and appled economics (ilmu ekonomi terapan)
Sebelumnya telah disebutkan bahwa ilmu ekonomi termasuk kedalam ilmu social, sedangkan ilmu social itu adalah ilmu tentang manusia serta masyarakat untuk sekelompok manusia hidup didalamnya. Dengan demikian jelaslah subjek ekonomi itu pertama adalah manusia itu sendiri dan kedua adalah bahan – bahan yang terlibat didalam kegiatan perekonomian seperti misalnya toko, perusahaan, departemen keuangan, lembaga konsumen dsb. Semuanya itu adalah subjek – subjek ilmu ekonomi adapaun subjek ilmu ekonomi adalah cara – cara serta tindakan yang ditempuh oleh manusia dalam pengalokaasaian sumber – sumber yang ada. Itulah subjek dan objek ilmu ekonomi.
Memang, sedemikian besar peranan yang dimainkan ilmu ekonomi dalam mempengaruhi masyarakat manusia sehingga diseluruh dunia ini dimulai dari masyarkat yang palinh primitive dan kanibal hingga masyarakat – masyarakat yang paling modern sekalipun, tidak ada yang terlibat dalam proses perkonomian.
4.    Pembagian Ekonomi
Secara garis besar ekonomi terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
  1. Ekonomi Deskriptif (descriptive economics), yaitu ilmu ekonomi yan bersifat mengumpulkan ketarangan-keterangan yang factual dan relevan mengenai suatu masalah.
  2. Ekonomi teori (economisc theory/ekonomi analisis) yang terbagi dalam 2 cabang yaitu:
  1. Teori ekonomi mikro (mikro economics theory)
Teori ekonomi mikro dapat artian sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya. Teori ekonomi mikro diartikan sebagai “bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian“. Ada 3 aspek yang di analisis :
a.                            Interaksi di pasar barang
b.    Tingkah laku pembeli dan penjual
c.    Interaksi di pasar factor prouksi
  1. Teori ekonomi makro (makro economics theory)
     
Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Aspek-aspek yang di analisis dalam teori ekonomi makro adalah :
    1. Penentuan tingkat kegiatan perekonomian Negara.
    2. Pengeluaran Agregat.
    3. Mengatasi pengangguran inflasi.
c.    Ekonomi Terapan (Applied economic theory), kebijakan ekonomi yang diterapkan dengan menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi deskriptif.
5. Penerapan Ekonomi
a)    Memperbaikicara berfikir yang membantu dalam pengembalian keputusan.
         Harta yang berharga dalam diri manusia adalah pikiran. Dengan pikiran kita mampu menganalisis, menilai benar atau salah, baik buruk dan menentukan pilihan kemampuan ini memungkinkan manusia mempertahankan keberadaan di bumi. Kemampuan itu pula yang memungkinkan manusia terus-menerus meningkatkan kualitas hidupnya. Metode-metode teknik berpikir ekonomi akan meningkatkan kemampuan berpikir dan mengambil keputusan dengan tepat.
b) Membantu memahami masyarakat
         sejarah ekonomi itu mengajarkan bahwa melalui pertukaran itu manusia berupaya mengatasi kelangkaan, selanjutnya, mengembangkan teknologi dan system kemasyarakatan. Berdasarkan ini kita dapat memahami terjadinya revolusi industri di inggris, revolusi politik di prancis dll.
c) Membantu memahami masalah-masalah internasional (global)
         Dengan belajar ekonomi kita dapat mengerti lebih pasti dan mengapa pda saat Negara-negara timur (Indonesia) mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998, Negara-negara maju mau memberi bantuan dana moneter internasiona (IMM) dan bank dunia (word bank)

ULUMUL QUR’AN

A. Pengertian ‘Ulumul Qur’an
1.      Arti Kata ‘Ulum
          Secara etimologi, kata ‘Ulumul Qur’an berasal dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata,
yaitu “Ulum” dan “Al-Qur’an”. Kata ‘ulum  adalah bentuk jamak dari kata “ilmu” yang berarti
ilmu-ilmu2. Kata ulum yang disandarkan pada kata Al-Qur’an telah memberikan pengertian
bahwa ilmu ini merupakan kumpulan sejumlah ilmu yang berhubungan dengan Al-Qur’an, baik
dari segi keberadaanya sebagai Al-Qur’an maupun dari segi pemahaman terhadap petunjuk yang
terkandung di dalamnya.



2.       Arti Kata Al-Qur’an
           Menurut bahasa, kata “Al-Qur’an” merupakan bentuk mashdar yang maknanya sama
dengan  kata “qira’ah” yaitu bacaan. Bentuk mashdar ini berasal dari fi’il madhi “qoro’a” yang
artinya  membaca.
          Menurut istilah, “Al-Qur’an” adalah firman Allah yang bersifat mu’jizat yang diturunkan
kepada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril, yang dimulai surah Al-Fatihah dan
diakhiri surah An-Nas, yang dinukil dengan jalan mutawatir dan yang membacanya merupakan
ibadah.
          
         Sedangkan ”al-Qur’an” menurut ulama ushul, fiqih, dan ulama bahasa adalah Kalam
Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang lafazh-lafazhnya mengandung
mukjizat, membacanya mempunyai nilai ibadah, yang diturunkan secara mutawatir, dan yang
ditulis pada mushaf, mulai dari surat al-Fatihah sampai surat an-Nas, dengan demikian, secara
bahasa, ’ulum al-Qur’an adalah ilmu-ilmu (pembahasan-pembahasan) yang berkaitan dengan al-
Qur’an.
3.      Arti Kata Ulumul Qur’an
          Setelah membahas kata “ulum” dan “Al-Qur’an” yang terdapat dalam kalimat “Ulumul
Qur’an”, perlu kita ketahui bahwa tersusunnya kalimat tersebut mengisyaratkan bahwa adanya
bermacam-macam ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan Al-Qur’an atau pembahasan-
pembahasan yang berhubungan dengan Al-Qur’an, baik dari aspek keberadaannya sebagai Al-
Qur’an maupun aspek pemahaman kandungannya sebagai pedoman dan petunjuk bagi manusia.
B. Perkembangan ‘Ulumul Qur’an
           Jika berbicara perkembangan ulumul Qur’an, tentu bahasannya sangat luas dan paling
tidak memerlukan referensi yang lengkap. Untuk itu, Penulis membahasnya pada bagian-bagian
yang dianggap terkait langsung dengan perkembangan ulumul Qur’an.
Al-Qura’anul Karim adalah mukjizat Islam yang kekal dan mukjizat selalu diperkuat oleh
kemajuan ilmu pengetahun. Ia diturunkan Allah kepada Rasulullah, Muhammad s.a.w untuk
mengeluarkan manusia dari suasana yang gelap menuju yang terang, serta membimbing mereka
kejalan lurus. Rasulullah s.a.w. menyampaikan Qur’an kepada para sahabatnya- orang-orang
Arab asli – sehingga mereka dapat memahaminya berdasarkan naluri mereka. Apabila mereke
mengalami ketidakjelasan dalam memahami suatu ayat, mereka menanyakannya kepada
Rasulullah s.a.w.
Nabi saw. Bagi para sahabat adalah sebagai mahaguru dan sumber ilmu. Hanya kepada
Nabi, mereka menanyakan segala sesuatu yang tidak mereka pahami termasuk makna atau
pengertian ayat-ayat Alquran. Sebagai ilustrasi, berikut dikemuakakan dalam contoh :
       
*      Sahabat bertanya kepada Nabi saw. Mengenai makna gayrul magdhubi ’alaihim wa ladhdhallin yang terdapat dalam surat Al-Fatihah, Nabi saw menjawab : Nabi saw. Menjawab ; magdhubi ’alaihim adalah orang-orang Yahudi sedangkan dhallin adalah orang-orang Nasrani.”5
*      -       Setelah turun Surah Al-An’am ayat 82; al-ladziina aamanu walam yalbisu imaahum bidzulmin ula’ika lahumul amnu walahum muhtadin. Para sahabat bertanya kepada Nabi: ”Ya Rasul, siapa di anata kami yang tidak menzalimi (adz-dzulm) dirinya?” Maka Rasul menjawab dengan menafsirkan kata adz-dzulm dalam ayat itu kepada Asy syirik, Nabi menunjuk kepada ayat yang terdapat dalam surah Luqman, yaitu ”inna Asy-Syirika ladzulmun ’adzim.”
*      -       Abdullah bin Umar mengatakan bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi saw kemudian bertanya tentang makna as-sabil yang terdapat QS. Ali Imran (3) : 93). Maka Rasulullah saw. Menjawab, as-sabil artinya bekal (az-zad) dan kedatangan (ar-rihlah).
C. Ruang Lingkup Pembahasan ‘Ulumul Qur’an
          Ulumul Qur’an merupakan suatu ilmu yang mempunyai ruang lingkup pembahasan yang
sangat luas. Ulumul Qur’an  meliputi semua ilmu yang ada kaitanya dengan Al-Qur’an, baik
berupa ilmu-ilmu agama, seperti ilmu tafsir maupun ilmu-ilmu bahasa Arab, seperti ilmu
balaghah dan ilmu I’rab al-Qur’an. Disamping itu, masih banyak lagi ilmu-ilmu yang tercakup di
dalamnya. Dalam kitab Al- Itqan, Assyuyuthi menguraikan sebanyak 80 cabang ilmu. Dari tiap-
tiap cabang terdapat beberapa macam cabang ilmu lagi. Kemudian dia mengutip Abu Bakar Ibnu
al_Araby yang mengatakan bahwa ulumul qur’an terdiri dari 77450 ilmu. Hal ini didasarkan
kepada jumlah kata yang terdapat dalam al-qur’an dengan dikalikan empat. Sebab, setiap kata
dalam al-Qur’an mengandung makna Dzohir, batin, terbatas, dan tidak terbatas. Perhitungan ini
masih dilihat dari sudut mufrodatnya. Adapun jika dilihat dari sudut hubungan kalimat-
kalimatnya, maka jumlahnya menjadi tidak terhitung. Firman Allah : Katakanlah: Sekiranya
lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu
sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak
itu (pula).(Q.S. Al-Kahfi :109).