SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA ^_^ JANGAN LUPA KLICK FOLLOW YA ^_^

Tuesday, November 10, 2015

Contoh Penerapan

Equation

Equation

Equation
Objek Equation adalah fitur Microsoft yang berguna untuk membuat tanda atau simbol matemaika yang lebih rumit (berupa objek gambar) dalam dokumen pada Microsoft Word, atau dalam worksheet pada Excel atau dalam Slide pada PowerPoint.
Pada Excel, pemanfaat objek Equation dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
Lihat video berikut ini

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/equation/

Fitur List

Fitur List

List adalah daftar yang berisi dara yang bersumber dari sebuah kolom atau baris. List berguna untuk memudahkan dalam memilih sebuah data yang nantinya dikaitkan dengan data lain pada sebuah worksheet.
List
Gambar List
Langkah-Langkah pembuatan List —> Lihat Video
Pemanfaatan List
Agar List bisa dimanfaatkan untuk menampilkan data yang terkait, maka diperlukan fungsi VLOOKUP() atau HLOOKUP(). Dari gambar di atas dapat ditampilkan Nama Mahasiswa dan Nilai Mata Kuliah.
Lebih jelasnya lihat Video

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/fitur-list/

Perhitungan Matematika Menggunakan Fungsi Excel

Perhitungan Matematika Menggunakan Fungsi Excel

Selain menggunakan operator Aritmatika, perhitungan matematika pada Excel dapat pula dilaksanakan menggunakan Fungsi. Fungsi-fungsi yang akan dibahas di sini di antaranya adalah:
  1. SUM(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan hasil penjumlahan sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: SUM(sel awal:selakhir)
    Contoh: SUM(B2:B11), maksudnya hitung hasil penjumlahan bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: SUM(B2:C11), maksudnya hitung hasil penjumlahan bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai C11
    Lihat Video
    .
  2. AVERAGE(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai rata-rata sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: AVERAGE(sel awal:sel akhir)
    Contoh: AVERAGE(B2:B11), maksudnya hitung rata-rata bilangan/nilai yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: AVERAGE(B2:C11), maksudnya hitung nilai rata-rata bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  3. MIN(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai paling rendah dalam sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: MIN(sel awal:selakhir)
    Contoh: MIN(B2:B11), maksudnya cari bilangan/nilai yang paling rendah yang terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: MIN(B2:C11), maksudnya cari nilai terendah dari bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  4. MAX(), adalah fungsi yang berguna untuk mendapatkan nilai paling tinggi sekelompok data bilangan yang berada dalam sebuah range.
    Bentuk Umum: MAX(sel awal:selakhir)
    Contoh: MAX(B2:B11), maksudnya cari bilangan/nilai yang paling tinggi nilainya terdapat pada sel B2 sampai B11
    Contoh: MAX(B2:C11), maksudnya cari nilai tertinggi dari bilangan yang terdapat pada X1 dan X2.
    Lihat Video
    .
  5. AND(), adalah fungsi yang berguna untuk memilih dua kondisi/pernyatan untuk mendapatkan sebuah nilai. Biasanya fungsi AND() digunakan bersamaan dengan fungsi IF, COUNTIF(), SUMIF().
    Bentuk umum: AND(Kondisi1,Kondisi2)
    .
  6. IF(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai dari dua atau lebih pernyataan/kondisi yang terdapat pada sebuah sel.
    Bentuk Umum dengan 2 kondisi/pilihan: IF(Kondisi,nilai apabila benar,nilai apabila salah)
    Contoh: =IF(C2=”L”,”Laki-laki”,”Perempuan”) maksudnya jika pada sel C2 berisi L maka tulis Laki-laki pada D2 —> Lihat Video
    .
    Bentuk umum dengan 5 kondisi/pilihan: IF(Kondisi1,Nilai Benar1,IF(Kondisi2,Nilai Benar2,IF(Kondisi3,Nilai Benar3,IF(Kondisi4,Nilai Benar4,Nilai Salah)
    Contoh: =IF(B9=”PDG”,”Padang”,IF(B9=”BKT”,”Bukittinggi”,IF(B9=”SLK”,”Solok”,IF(B9=”PRM”,”Pariaman”,
    “Payakumbuh”))))
    —-> Lihat Video
    .
    Contoh: =IF(B16=”Premium”,6600,IF(B16=”Solar”,5500,9500)) –> Lihat Video
    Contoh: =IF(M16<=40,”E”,IF(AND(M16>40,M16<=50),”D”,IF(AND(M16>50,M16<=56),”C”,
    IF(AND(M16>56,M16<=80),”B”,”A”)))) —> Lihat Video
    .
  7. VLOOKUP(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai pada suatu tabel data yang datanya dibaca secara vertikal berdasarkan kolom acuan.
    Bentuk umum =VLOOKUP(Sel acuan,Tabel data,urutan kolom yang hendak dicari nilainya,FALSE)
    Contoh =VLOOKUP(C11,B$3:C$7,2,FALSE), maksudnya dengan sel acuan C11, cari Nama Kota pada kolom ke 2 dalam tabel data B$3:C$7  –> Lihat Video
    Pada contoh ini terlihat bahwa tabel data B$3:C$7 dikunci pada bagian barisnya dengan maksud agar saat mengkopi arah vertikal tidak terjadi kesalahan pembacaan tabel data.
    .
  8. HLOOKUP(), adalah fungsi yang berguna untuk mencari nilai pada suatu tabel data yang datanya dibaca secara horizontal berdasarkan baris acuan.
    Bentuk umum =HLOOKUP(Sel acuan,Tabel data,urutan baris yang hendak dicari nilainya,FALSE)
    Contoh =HLOOKUP(C6,C$2:G$3,2,FALSE), maksudnya dengan sel acuan C11, cari Nama Kota pada baris ke 2 dalam tabel data C$2:G$3 –> Lihat Video
    Pada contoh ini terlihat bahwa tabel data C$2:G$3 dikunci pada bagian barisnya dengan maksud agar saat mengkopi arah vertikal tidak terjadi kesalahan pembacaan tabel data.
    .
  9. DATE(), adalah fungsi yang berguna untuk mengembalikan nilai suatu tanggal agar dapat dilaksanakan perhitungannya.
    Bentuk umumnya =DATE(YEAR(),MONTH(),DAY())
    Contoh: Mencari Tanggal Jatuh Tempo setiap bulan, dimana YEAR(), MONTH(), dan DAY() dapat ditambah nilainya. Tanggal sekarang ada di sel D2 berisi 22-Jan-2015, maka untuk mencari tanggal jatuh tempo satu bulan berikutnya dihitung dengan:
    =DATE(YEAR(D2),MONTH(D2)+1,DAY(D2)) = 22-Feb-2015.
    Bila tanggal jatuh tempo 15 setelah tanggal 22-Jan-2015, maka:
    =DATE(YEAR(D2),MONTH(D2),DAY(D2)+15) = 6 Feb-2015
    Lihat Video
    .
  10. PMT() adalah fungsi yang berguna untuk menghitung pembayaran suatu pinjaman atau tabungan berdasarkan pembayaran berkala dan yang dibayarkan terus menerus dengan suku bunga tetap agar memperoleh uang yang diharakan pada akhir periode.
    Bentuk umum =PMT(Bunga per Bulan, Jangka Waktu dalam Bulan, Saldo Awal, -Nilai Tabungan saat jangka waktu berakhir, tipe). nilai tipe = 0, artinya pembayaran dilaksanakan pada saat akhir periode dan tipe = 1 artinya pembayaran dilaksanakan di awal periode.
    Contoh: Jumlah tabungan yang diharapkan Rp. 100.000.000 (D21), Saldo awal Rp. 10.000.000 (D20) dengan tingkat suku bunga 9.5% pertahun (D18) dalam jangka waktu 3 tahun (D19). Berapa uang yang harus disetorkan setiap bulannya (D22?
    Jawab: =PMT(D18/12,D19*12,D20,-D21,1) = 2.074.873
    Lihat Video
    .
  11. =FV() adalah fungsi yang berguna untuk menghitung nilai uang di akhir periode berdasarkan pembayaran berkala dan dibayarkan terus menerus dengan jumlah tertentu selama jangka waktu tertentu dengan tingkat suku bunga.
    .
    Bentuk umum =FVBunga per Tahun,jangka waktu,-Deposito berjangka yang disetorkan,tipe). Nilai tipe = 0, artinya pembayaran dilaksanakan pada saat akhir periode dan tipe = 1 artinya pembayaran dilaksanakan di awal periode.
    Contoh: Deposito yang dibayarkan setiap tahun Rp. 10.000.000 (D30), dalam jangka waktu 3 tahun (D29) dengan tingkat suku bunga 9.5% (D28), Berapa nilai uang diakhir periode?
    Jawab: =FV(D28,D29,-D30,1) =32.940.249
    Lihat Video

Catatan:

Tanda koma , pada sebuah fungsi digunakan apabila aturan waktu yang digunakan adalah ENGLISH, yang dapat dilihat pada penunjuk waktu yang terletak di sudut kanan bawah Desktop bertanda AM atau PM. Apabila tanda AM/PM tidak ada, maka tanda koma diganti menjadi titik koma ;  itu artinya aturan waktu yang digunakan adalah INDONESIA.
Contoh:
=IF(C2=”L”,”Laki-laki”,”Perempuan”) bila satuan waktu yang digunakan ENGLISH
=IF(C2=”L”;”Laki-laki”;”Perempuan”) bila satuan waktu yang digunakan INDONESIA

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/perhitungan-matematika-menggunakan-fungsi-excel/

Perhitungan Metematika Menggunakan Operator Aritmatika

Perhitungan Metematika Menggunakan Operator Aritmatika

Perhitungan yang dilaksanakan dalam Excel menggunakan formula/rumus. Rumus di sini terbagi menjadi:
  • Rumus untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain
  • Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan operator aritmatika
  • Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan fungsi
  • Rumus gabungan untuk melaksanakan perhitungan matematikan menggunakan operator aritmatika dan fungsi
Pada Excel, setiap formula/rumus diawali dengan = (sama dengan).
  1. Rumus untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain
    Untuk menampilkan isi sebuah sel pada sel lain lihat video berikut ini
  2. Rumus untuk melaksanakan perhitungan matematika menggunakan operator aritmatika
    Operator Aritmatika yang sering digunakan pada Excel, yaitu
    No Operator Operasi
    1 + Penjumlahan
    2 Pengurangan
    3 * Perkalian
    4 / Pembagian
    5 ^ Pemangkatan
    Penggunaan operator aritmatika ini dapat dibagi menjadi
    1. Bilangan dengan bilangan -> lihat video
    2. Bilangan dengan alamat sel -> lihat video
    3. Alamat sel dengan alamat sel -> lihat video

      SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/perhitungan-menggunakan-operator-aritmatika/

Bingkai Tabel

Bingkai Tabel

Bagian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Memberi Bingkai, Mengatur Ketebalan Bingkai dan Mengatur Warna Bingkai.

Memberi Bingkai Tabel

Langkah-langkahnya adalah:
  1. Blok tabel
  2. Pada Home klik panah bawah pada Border
  3. Pilih All Borders

Mengatur Style Bingkai

Langkah-langkahnya adalah:
  1. Klik panah pada Border yang terdapat pada Home
  2. Arahkan pointer ke Line Style, lalu pilih salah satu style yang diinginkan
  3. Blok pada posisi bingkai yang hendak diganti stylenya
Cara lain
  1. Blok posisi bingkai yang hendak diganti stylenya
  2. Pilih More Borders atau tekan Ctrl 1,
  3. Pada Style pilih style yang diinginkan
  4. Pilih posisi bingkai pada Preset atau pada Border
  5. Lalu klik OK

Mengatur Warna Bingkai

Langkah-langkah yang digunakan adalah:
  1. Blok posisi bingkai yang hendak diganti warnannya
  2. Pilih More Borders atau tekan Ctrl 1
  3. Pada Color pilih warna yang diinginkan
  4. Pilih posisi bingkai yang akan diwarnai pada Preset (misalnya: Outline atau Inside) atau Border (Top Border, Bottom Border, Left Border, Right Border)
  5. Klik OK

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/bingkai-tabel/ 

Bekerja dengan Worksheet

Bekerja dengan Worksheet

Jumlah worksheet pada excel ditandai dengan Sheet tab, yaitu bagian Excel yang terletak di bagian bawah jendela Worksheet. Worksheet (contoh Sheet 1, Sheet 2, Sheet 3). Jumlah worksheet pada file Excel dapat mencapai 256. Pada pembahasan kali ini Worksheet selanjutnya disebut sheet.
Pembahasan ini berguna saat kita bekerja dengan banyak sheet pada Excel. Kegiatan yang dapat dilakukan di sini di antaranya:
  1. Mengganti nama sheet, betujuan untuk mengganti nama Sheet tab sebuah worksheet
  2. Menambah sheet, berutjuan untuk menambah jumlah worksheet. Awalnya jumlah sheet pada yang disediakan oleh Excel hanya 3, yaitu Sheet 1, Sheet2, dan Sheet 3.
  3. Mengkopi sheet, bertujuan untuk menggandakan sheet yang ada. Apabila sebuah sheet digandakan maka semua format dan perhitungan yang terdapat dalam sebuah sheet akan disalin ke sheet yang baru.
  4. Memindahkan sheet, bertujuan untuk memindahkan posisi sebuah Sheet tab.
  5. Menghapus sheet, bertujuan untuk menghilangkan sebuah sheet yang isinya sudah tidak berguna lagi
  6. Mengkopi sebuah sheet dari suatu file ke file lain, bertujuan untuk menyalin isi dan format sebuah sheet yang terdapat pada sebuah file ke file yang lain.
  7. Memindahkan sebuah sheet dari suatu file ke file lain, bertujuan untuk memindahkan isi dan format sebuah sheet yang terdapat pada sebuah file ke file yang lain.
Untuk dapat memahami kegiatan-kegiatan di atas lihat tayangan video berikut ini

SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/bekerja-dengan-worksheet/

Sel, Kolom dan Baris

Sel, Kolom dan Baris

Sel

Name Box
Sel adalah pertemuan sebuah kolom dengan baris pada sebuah worksheet. Posisi kursor atau alamat sebuah sel dapat diketahui pada Name Box.
Alamat sel secara umum, misalnya A1 artinya  sebuah sel terletak pada kolom A baris ke 1. Alamat sel yang berisi formula/rumus memiliki dua sifat, yaitu:
  1. Relatif, yaitu sel yang berisi formula yang apabila dikopi, hasilnya akan berubah sesuai arah pengopiannya. Bila dikopi arah horizontal (ke kiri atau ke kanan), maka alamat sel akan berubah pada bagian kolomnya. Penjelasan -> lihat video. Bila dikopi arah vertikal ke bawah atau ke atas), maka alamat sel akan berubah pada bagian barisnya. Penjelasan -> Lihat video
  2. Absolut, yaitu sel yang berisi formula yang memiliki tanda kunci ($) pada bagian kolom atau baris atau keduanya. Apabila sel ini dikunci pada bagian kolomnya, kemudian dikopi arah horizontal, maka hasil kopiannya tidak akan berubah selama sel tersebut dikopi arah horizontal. (Penjelasan -> lihat video). Apabila sel ini dikunci pada bagian barisnya, lalu dikopi arah vertikal, maka hasil kopiannya tidak akan berubah selama sel tersebut dikopi arah vertikal (Penjelasan -> lihat video).
Kumpulan beberapa alamat sel yang terletak pada suatu kelompok di sebut Range.
Contoh-contoh alamat range:
  • A1:A1, artinya range terletak pada sebuah sel di kolom A baris ke 1
  • A1:A6, artinya sekelompok sel yang terletak di kolom A baris 1 sampai baris 6
  • A1:B9, artinya sekelompok sel yang terletak di kolom A baris 1 sampai kolom B baris 9.

Kolom

Colum HeadingKolom adalah kumpulan beberapa sel yang berurutan ke bawah yang membentang mulai baris pertama (1) hingga baris terakhir (1048576). Sebuah kolom ditunjukkan oleh penunjuk kolom (Column Heading) berupa kumpulan huruf (A hingga XFD) tepat berada di atas kolom yang bersangkutan.
Perlakuan yang dapat dilakukan terhadap kolom di antaranya:
  1. Mengatur lebar kolom
  2. Menambah kolom
  3. Menghapus kolom
  4. Memindahkan kolom

Mengatur Lebar Kolom

Cara Pertama untuk mengatur lebar satu kolom
  1. Tempat pointer mouse pada pembatas kolom sebelah kanan
  2. Tarik pembatas kolom ini ke sebelah kanan untuk memperlebar atau ke kiri untuk mempersempit
Cara Kedua untuk mengatur lebar kolom sesuai panjang teks yang ada di dalamnya
  1. Blok kolom-kolom yang hendak diatur lebarnya
  2. Klik dua kali pembatas kolom pada kolom terakhir
Cara Ketiga untuk mengatur lebar kolom untuk banyak kolom
  1. Agar lebar kolom menjadi sama, maka, blok kolom-kolom yang akan diatur lebar kolomnya
  2. Tempatkan pointer mouse pada pembatas kolom terakhir
  3. Tarik pembatas kolom ini ke sebelah kanan atau ke kiri sesuai lebar yang diinginkan
Menambah Kolom
Cara Pertama untuk menambah sebuah kolom
  1. Klik penunjuk kolom yang hendak diatur lebarnya
  2. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)
Cara Kedua untuk menambah beberapa kolom
  1. Untuk menambah beberapa kolom di lokasi saling bersebelahan, maka:
  2. Tentukan berapa banyak kolom baru yang akan ditambahkan serta posisinya
  3. Blok penunjuk kolom sesuai jumlah kolom yang hendak ditambahkan
  4. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)

Menghapus Kolom

  1. Klik penunjuk kolom (bila kolom yang hendak dihapus 1 kolom) atau blok penunjuk kolom (bila kolom yang hendak dihapus lebih dari 1)
  2. Tekan tombol Ctrl –

Memindahkan Kolom

  1. Klik penunjuk kolom (bila 1 kolom) atau blok penunjuk kolom (bila lebih dari 1 kolom) yang hendak di pindahkan
  2. Tekan tombol Ctrl X
  3. Klik penunjuk kolom di lokasi mana kolom tersebut dipindahkan
  4. Tekan tombol Ctrl + (untuk PC) atau Tekan tombol Ctrl Shift = (pada laptop/NB)

Baris

Row HeadingBaris adalah kumpulan heherapa sel yang berurutan ke samping yang membentang mulai kolom pertama (A) hingga kolom terakhir (XFD). Sebuah baris ditunjukkan oleh penunjuk baris (Row Heading) berupa kumpulan angka (1 hingga 1048576) tepat di samping kiri baris yang bersangkutan.
Perlakuan yang dapat dilakukan terhadap Baris adalah:
  1. Mengatur tinggi baris
  2. Menambah Baris
  3. Menghapus baris
  4. Memindahkan baris

Mengatur Tinggi Baris

Cara pertama untuk mengatur tinggi baris
  1. Tempatkan pointer mouse pada pembatas penunjuk baris baris sebelah bawah
  2. Tarik pembatas tersebut ke arah bawah untuk mempertinggi atau ke arah atas untuk memperpendek
Cara Kedua untuk mengatur tinggi baris sesuai tinggi teks yang ada
  1. Blok baris yang hendak diatur tingginya
  2. Klik dua kali pada pembatas sebelah bawah penunjuk baris, bila lebih dari 1 baris, blok terlebih dahulu penunjuk baris, kemudian klik dua kali pada pembatas penunjuk baris terakhir
Cara Ketiga untuk mengatur tinggi agar semua baris yang ditentukan sama tinggi
  1. Blok penunuk baris yang diinginkan
  2. Tempatkan pointer mouse pada pembatas bawah baris terakhir
  3. Tarik pembatas ini ke bawah untuk mempertinggi atau ke atas untuk memperpendek

Menambah Baris

  1. Klik penunjuk baris yang diinginkan (untuk 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (untuk lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl + (pada PC) atau Tekan Ctrl Shift = (untuk laptop/NB)

Menghapus Baris

  1. Klik penunjuk baris yang diinginkan (untuk 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (untuk lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl –

Memindahkan Baris

  1. Klik penunjuk baris (bila 1 baris) atau blok beberapa penunjuk baris (bila lebih 1 baris)
  2. Tekan Ctrl X
  3. Klik penunjuk baris di lokasi mana baris tersebut dipindahkan
SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/sel-kolom-dan-baris/

Memblok pada Excel

Memblok pada Excel

Memblok pada Excel dibagi menjadi:
  1. Memblok suatu sel
  2. Memblok sel yang letaknya berurutan
  3. Memblok kelompok sel yang letaknya tidak berurutan
  4. Memblok sebuah kolom
  5. Memblok kolom yang letaknya tidak berurutan pada worksheet
  6. Memblok kolom yang letaknya berurutan pada worksheet
  7. Memblok sebuah baris
  8. Memblok baris  yang letaknya berurutan pada worksheet
  9. Memblok kolom yang letaknya tidak berurutan pada worksheet
Memblok Tabel yang berisi data dan Memblok Teks/bilangan yang terdapat pada sebuah sel

Mengedit Data pada Sel

Mengedit Data pada Sel

Kegiatan mengedit data pada sebuah sel dapat berupa:
  • Menghapus isi sel
  • Mengganti isi sel
  • Mengkopi isi sel
  • Memindahkan isi sel,
  • Mengkopi format sebuah sel
  • Mengkopi nilai (value) sebuah sel
  • Menampilkan isi sebuah sel di sel, sheet atau file lain
Status Edit
Status Edit adalah status dimana sebuah sel siap untuk diubah isinya. Status edit dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yang akan diedit isinya, lalu tekan tombol F2 atau;
  2. Klik sel yang akan diedit isinya, lalu pindahkan kursor ke Formula Bar atau;
  3. Klik ganda/dua kali sel yang akan diedit isinya.
Menghapus isi sel
Untuk menghapus seluruh isi sel dapat dilakukan dengan mengklik sel yang bersangkutan kemudian tekan tombol ENTER. Sedamgkan untuk menghapus sebagian isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel menjadi Edit
  2. Tempatkan kursor di depan teks/bilangan yang hendak dihapus (blok bila perlu)
  3. Tekan tombol DELETE (BACKSPACE bila kursor terletak di belakang teks/bilangan yang akan dihapus)
  4. Tekan tombol ENTER/TAB atau klik sel lain untuk mengakhiri
Mengganti/mengubah Isi Sel
Untuk mengganti sebagian isi sel daoat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel menjadi Edit,
  2. Hapus sebagian teks/bilangan yang terdapat dalam sel tersebut
  3. Ketik teks/bilangan pengganti
  4. Akhiri kegiatan ini dengan menekan tombol ENTER/TAB, atau klik sel lain.
Mengganti seluruh isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yang hendak diubah isinya
  2. Tekan tombol BACKSPACE
  3. Ketik teks/bilangan pengganti
  4. Akhiri kegiatan ini dengan menekan tombol ENTER/TAB atau klik sel yang lain.
Mengkopi isi sel
Mengkopi isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel yang akan dikopi isinya menjadi Edit
  2. Blok teks/bilangan yang hendak dikopi
  3. Tekan tombol CTRL C
  4. Klik sel yang akan menerima hasil kopian
  5. Tekan CTRL V
Memindahkan isi sel
Memidahkan isi sel dapat dilakukan dengan:
  1. Ubah status sel yang akan dipindah isinya menjadi Edit
  2. Blok teks/bilangan yang hendak dipindah
  3. Tekan tombol CTRL X
  4. Klik sel yang akan menerima hasil kopian
  5. Tekan CTRL V
Mengkopi format sebuah sel
Format yang terdapat pada sebuah sel dapat berupa:
  • Format bilangan
  • Format font
  • Perataan teks (hrizontal dan vertikal)
  • Warna sel (Fill Color)
  • Bingkai (Border)
Mengkopi format sel dapat dilakukan dengan:
  1. Klik sel yng hendak dikopi formatnya
  2. Klik Format Painter yang terdapat pada Home
  3. Blok sel target yang hendak menerima format sel tersebut
Mengkopi nilai (value) sebuah sel
  1. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan:
  2. Klik sel yang hendak dikopi nilainya
  3. Tekan tombol CTRL C
  4. Pindahkan kursor ke sel target
  5. Pada Home, klik Paste, arahkan mouse ke Special, pilih Value, Klik OK (atau tekan tombol ALT E S V ENTER
Mengkopi Sel lengkap dengan formula dan formatnya
Cara Pertama
  1. Klik atau blok sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tekan tombol CTRL C
  3. Klik sel target
  4. Tekan tombol CTRL V
Cara kedua
  1. Klik atau blok sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tahan tombol CTRL
  3. Klik bingkai sel (sumber) dan tahan mouse
  4. Pindahkan penunjuk mouse ke sel lain (target)
  5. Lepaskan tombol mouse, lalu lepaskan tombol CTRL
Cara Ketiga
  1. Klik sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel tersebut
  3. Klik tahan, lalu bawa pointer ke bawah/ke atas atau ke samping kiri/kanan
  4. Lepaskan penekanan tombol mouse
Cara Keempat
  1. Klik sel (sumber) yang hendak dikopi
  2. Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel tersebut
  3. Klik dua kali/ganda
 Menampilkan isi sebuah sel
Menampilkan isi sebuah sel pada sel lain dalam sheet yang sama dapat dilakukan dengan:
  1. Tempatkan kursor pada sel dimana isi sel lain akan ditempatkan
  2. Ketik =
  3. Klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  4. Tekan tombol ENTER
Untuk menampilkan isi sebuah sel oada sel yang berrada pada sheet lain dapat dilakukan dengan:
  1. Tempatkan kursor pada sebuah sel yang terdapat di sheet lain
  2. Ketik =
  3. Pindah ke sheet yang berisi sel yang hendak ditampilkan isinya dengan mengklik nama sheetnya
  4. Klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  5. Tekan tombol ENTER
Untuk menampilkan isi sebuah sel yang berasal dari sebu sel yang terdapat pada file lain dapat dilakukan dengan:
Misalkan hendak menampilkan isi sebuah sel yang berada di file A (sumber) akan ditampilkan pada sebuah sel yang berada di file B (target)
  1. Pastikan kedua file sudah terbuka
  2. Tempatkan kursor di sel pada file target
  3. Ketik =
  4. Berpindah ke file sumber, klik sel yang hendak ditampilkan isinya
  5. Tekan ENTER untuk berpindah dan melihat hasilnya
SUMBER : https://d3mps.wordpress.com/mengedit-data-pada-sel/

Mengentri Data

Mengentri Data

Umum

Secara umum mengentri data di Excel dapat dilakukan dengan:
  • Letakkan kursor pada sel yang diinginkan
  • Ketik data berupa teks atau bilangan
  • Tekan tombol ENTER untuk menemapatkan kirsor ke bawah atau tombol TAB untuk meletakkan kursor ke samping kanan

Teks

Teks adalah data berupa huruf, simbol, gabungan huruf dengan bilangan, atau gabungan simbol dengan angka, atau gabungan simbol dengan huruf atau gabungan ketiganya. Perataan teks (horizontal) pada sebuah sel adalah rata kiri.

Bilangan

Bilangan adalah data berupa angka yang terdiri dari:
  • Bilangan bulat (integer)
  • Bilangan desimal (decimal)
  • Tanggal (Date)
  • Waktu (Time)
  • Persen (Percentage)
  • Bilangan pecahan (Fraction)
Perataan bilangan (horizontal) pada sebuah sel adalah rata kanan. Penulisan bilangan pada Excel bergantung pada aturan penulisan bahasa yang sedang aktif pada komputer saat itu, khususnya penulisan Tanggal. Lihat penulisan waktu di sudut kanan bawah Desktop, bila waktu yang tertulis menggunakan AM atau PM di belakang angka/bilangan penunjuk waktu, artinya aturan penulisan disesuaikan dengan bahasa Ingris (English). Sedangkan angka/bilangan penunjuk waktu tidak memiliki satuan di belakangnya, artinya aturan penulisan waktu disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Lihat tabel berikut.
Penulisan Bilangan pada Excel
Penulisan Bilangan pada Excel

Menyembunyikan dan Menampilkan Garis Bantu (Gridline)

Gridline berguna untuk mengetahui batas-batas antarSel. Untuk menampilkan dan menyembunyikan Gridline lihat video berikut ini.

Mengentri Data Nomor Berurut

Cara ini berguna untuk mengentri data yang barisnya berisi nomor berurut. Langkah-langkah yang diperlukan adalah:
  • Ketik nomor awal (misalnya: 1)
  • Tempatkan pointer di sudut kanan bawah sel yang berisi angka nomor awal tersebut
  • Sambil menekan tombol Ctrl, tarik ke bawah atau ke samping kanan titik yang terdapat di sudut kanan bawah nomor tersebut sampai batas nomor yang diinginkan

Mengentri Data Seperti pada Tabel dalam Word

Cara ini berguna untuk mempercepat entri data berupa tabel pada Excel, langkah-langkahnya adalah:
  • Persiapkan beberapa baris data
  • Blok baris data tersebut
  • Pada ribbon Data, klik tombol Text to Columns
  • lalu klik tombol Next
  • Ketik tanda *, lalu hilangkan tanda di depan Tab
  • Klik Next, lalu OK

    SUMBER :  https://d3mps.wordpress.com/mengentri-data/